Tentang Rencana dan Adilnya Kehidupan

Although they plan, Allah also plans. And Allah is the best of planners. (QS. Al-Anfal : 30)

Begitulah kehidupan ini, kau tidak pernah berhak bertanya atas keputusan Tuhan. Kita mengenal kehidupan demokratis, kebebasan memilih, kebebasan keinginan, diajarkan langsung oleh-Nya melalui kitab suci, tapi ironisnya justru tidak ada kata demokratis, tidak ada kesempatan memilih dengan takdir milik-Nya. Kau tidak berhak protes. Tidak sama sekali…

Setiap kali kau protes, maka seseorang akan mengingatkan bahwa Tuhan maha adil.. Yaa. Tuhan Maha Adil. Karena kita terlalu bebal maka kita-lah yang tidak tahu di mana letak keadilan-Nya, tidak tahu apa maksudnya… Kalau kita tidak pernah mengerti itu jelas karena kita terlalu tolol, bukan berarti Tuhan tidak adil. Tuhan selalu benar.. (Tere Liye)

Yap, karena ilmu kita sangat terbatas. Jika tidak sesuai dengan keinginan kita, maka bukan berarti hal itu lebih buruk. Begitupun sebaliknya, sesuai bukan berarti lebih baik.

you hate your life while some people dream of having your life.

Aku Ada

“…Dengarkah kamu? Aku ada. Aku masih ada. Aku selalu ada. Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber, dan melebar. Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam untuk menyapamu.” (Dewi Lestari).

Bermula dari ingin membuat komentar pada salah satu postingan teman. Setelah ketik beberapa kata kemudian klik post, lalu jeda beberapa saat, dan taraaaa failed!. Sistem mengharuskan login terlebih dahulu. Tanpa pikir panjang, saya ketikkan salah satu alamat email yang saya punya, ternyata sistem mendeteksi saya sudah register akun wp dengan email tersebut.

Wow… ntah karena sok sibuk, atau karena lupa sama passwordnya dan malas reset, atau karena banyaknya ‘mainan’, akun wp yang ini terabaikan. Oh maafkan..

Dengan amat sangat menyesal, perkenankan lah saya launching kembali ‘My Plea‘ ke jagad internet raya ini dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.. Bismillahirrahmaanirrahiim. 🙂 Semoga kali ini tidak terlupakan dan bisa bermanfaat, karena Aku Ada.. Aamiin.

Contoh Deskripsi Use Case

Deskripsi Use Case Diagram  : 
Usecase Diagram digunakan untuk mengambarkan interaksi antara pengguna sistem (actor) dengan kasus (use case) yang disesuaikan dengan langkah-langkah (scenario) yang telah ditentukan. 
Jadi usecase diagram bukanlah cerita yang berurutan, namun harus dilihat dari kasusnya terlebih dahulu. 
Pada use case diagram tersebut terdiri dari 4 actor. Yaitu : 
  1.  User 
  2. Author 
  3. Reviewer, dan 
  4. PC chair. 

Dimana Actor “Author” dan Actor “Reviewer” merupakan generalisasi atau turunan dari Actor “User”. Sedangkan Actor “PC Chair” merupakan generalisasi (turunan) dari Actor “Reviewer”. 
1. USER 
  • Actor “User” dapat melakukan login, kemudian boleh melakukan submit paper boleh tidak (karena terdapat fungsi extend). 
  • Actor “User” jika tidak bisa login, maka melakukan register terlebih dahulu. Selanjutnya setelah user register, boleh melakukan login, boleh tidak (karena terdapat fungsi extend).
  • Case yang dilakukan oleh User, dapat pula dilakukan oleh Author dan Reviewer, karena Author dan Reviewer merupakan Actor Turunan (Generalisasi) dari Actor User. 
  • Sedangkan User sendiri hanya dapat melakukan casenya saja. Tidak dapat melakukan case yang dilakukan oleh Reviewer, Author, ataupun PC Chair. 
 2. AUTHOR 
  • Author dapat langsung melakukan Submit Paper, ataupun melakukan browse review result. 
  • Author dapat melakukan case Register dan Login (Case yang dilakukan oleh User). 
  • Selain melakukan case nya sendiri, Author dapat melakukan case yang dilakukan oleh User. 
3. REVIEWER 
  • Reviewer dapat melakukan Set Preferences, serta dapat melakukan enter review, dan juga dapat melakukan list accepted/ rejected papers. 
  • Setelah Reviewer melakukan list accepted/ rejected papers, Reviewer boleh melakukan browse submitted papers boleh tidak. (Karena terdapat fungsi extend). 
  • Selain melakukan casenya sendiri, Reviewer dapat melakukan Register serta Login (Case yang dilakukan oleh User). Reviewer tidak dapat melakukan Submit Paper dan Browser review Result (Case yang dilakukan oleh Author). 
  • Reviewer dapat melakukan case yang dilakukan oleh User, namun tidak dapat melakukan case yang dilakukan oleh Author (karena Reviewer bukanlah turunan dari Author / Reviewer hanya turunan dari User). 
  • Reviewer juga tidak dapat melakukan case yang dilakukan oleh PC Chair. 
4. PC CHAIR 
  • PC Chair dapat melakukan browse submitted paper. Kemudian PC Chair dapat melakukan close reviewing process yang harus dilanjutkan dengan melakukan list accepted/ rejected papers (karena terdapat fungsi include). Selain itu PC Chair juga dapat melakukan case assign paper to reviewer. 
  • Selain dapat melakukan casenya sendiri, PC Chair dapat melakukan case yang dilakukan oleh Reviewer. 
  • PC Chair juga dapat melakukan case yang dilakukan oleh User. 
  • Namun PC Chair tidak dapat melakukan case yang dilakukan oleh Author. Untuk kotak disekitar use case yang bernama boundary menggambarkan jangkauan system yang ada (scope of of your system). 
 Semoga bermanfaat 🙂

-l1ez
 

Create Milimeter Block Manual

Sebelumnya saya agak kesulitan mencari kertas milimeter block. Butuh waktu khusus untuk cari di toko buku. Berhubung sudah mepet, dengan bantuan search engine google dipertemukan lah saya dengan situs ini. Dari sana saya tau ternyata ada tools online yang bisa memudahkan kita untuk membuat kertas milimeter block.

  • Caranya cukup mudah, tinggal klik web ini, Terus pilih mau yang kaya gimana kertasnya..
  • Setelah memilih jenis yang diinginkan, klik button
  • Habis di download, tinggal print. Selesai.. 🙂

Kalau kurang jelas, bisa ikuti cara-caranya dari link ini


Credit to : 1 dan 2. Thanks 🙂